PMII Pencereerahan Galileo

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia merupakan organisasi yang berada di luar kampus, organisasi adalah suatu wadah yang memiliki peran dan tujuan. PMII sendiri memiliki tujuan yaitu “Terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT. Berbudi luhur, berilmu, cakap, dan bertanggungjawab dalam mengamalkan ilmunya, serta berkomitmen dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia”

Syubbanulyaum Rijaalu Ghaddi “pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan” mahfudzat ini menegaskan bahwa pentingnya peran pemuda dala memperjuangkan estafet pergerakan di ranah ini. Maka harapan terbesar dalam kepemimpinan duniapun akan diperjuangkan oleh pemuda, khususnya maasiswa yang memiliki 3 peran yaitu sebagai :

  1. Social Control, mahasiswa sebagai sosial control maka mereka harus peduli terhadap apa yang terjadi di masyarakat.
  2. Agent of Change, mahasiswa sebagai penggagas berubahan dan juga sebagai objek dalam suatu perubahan.
  3. Iron Stock, mahasiswa sebagai penerus bangsa yang banyak diharapkan akan kemampuan, keterampilan, serta akhlaq mulia untuk layak dan pantas menjadi calon pemimpin bangsa.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Pencerahan Galileo merupakan organisasi dari Garis NU (Nahdatul Ulama’) yang dinaungi oleh Komisariat Sunan Ampel UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Baru-baru ini Galileo ditodong dengan tujuan utama diadakannya rayon tersebut. Di sisi Rayon Pencerahan Galileo yang notabene adalah Rayon di Fakultas Sains dan Teknologi, yang terdiri dari beberapa jurusan. Yaitu : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Teknik Arsitertur, Teknik Informatika dan Perpustakaan dan Ilmu Informasi. Kader eksakta kali ini seperti dalam pernyataan yang lain bahwa situasi dan kondisi saat itu menantang ingin mengkombinasikan kesan mahasiswa saintis belum tentu individualis.maka dari itu didirikannya Rayon ini merupakan suatu pencapaian dari harapan senior sebelumnya.

Pada awal diadakannya Rayon ini adalah suatu inisiatif dari kader PMII dari Jurusan Matematika dan Biologi yang ingin memisahkan diri dari Rayon Chondrodimuko/ Fakultas Tarbiyah. Karena merasa ingin mandiri untuk membentuk kader yang memiliki kepribadian berbasis eksakta bagi kepentingan Masyarakat. bersamaan dengan kegelisahan tersebut, adanya pemisahan fakultas yang semula Jurusan Matematika dan Biologi merupakan begian dari Fakultas Tarbiyah akan dijadikan ke jurusan murni di bawah Fakultas MIPA (sekarang telah berubah menjadi Fakultas Sains dan Teknologi). Maka inisiatif untuk membentuk Rayon baru disetujui dan mendapat banyak apresiasi dari pihak terkait. Keputusan tersebut disepakati dan disahkan pada Loka Karya Pengembangan Organisasi (LPO) Komisariat Sunan Ampel UIN Malang Periode 1999-2000 dengan persetujuan ketua Rayon Chondrodimuko (Sahabat M. Quraisyi) sekaligus ketua komisariat (Sahabat Alamul Huda). Saat itu dideklarasikanlah Rayon “Pencerahan Galileo” pada tanggal 10 Juni 2000 di gedung J-4 STAIN Malang (sekarang menjadi Gedung B UIN Malang) nama ini diajukan oleh kader Matematika dan disepakati karena Galileo dianggap sebagai scientist yang dikenal dalam pola disiplin keilmuan serta pemikirannya dalam menemukan penemuan-penemuan ilmiah ia, termasuk ilmuan yang cerdas dan tidak mudah percaya kepada setiap omongan orang lain tanpa dasar yang ia amati sendiri. Dengan begitu konsensus ini disepakati untuk dijadikan nama Rayon yang akan menjadi cikal bakal untuk mewadahi kader saintis juga.

Perjalanan kaderisasi PMII Rayon pencerahan Galileo sebagai wadah profesionalitas dan intelektualitas kaderisasi mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi telah mengalami 20 periodesasi kepengurusan. Yakni :

  1. Sahabat Herianto (2000 – 2001)
  2. Sahabat Khilwan Habibi (2001 – 2002)
  3. Sahabat Hendrik Ahyar (2002 – 2003)
  4. Sahabat Mubin Masduki (2003 – 2004)
  5. Sahabat Bambang Riadi (2004 – 2005)
  6. Sahabat Yusuf Afandi (2005 – 2006)
  7. Sahabat Agus Saifurrohim (2006 – 2007)
  8. Sahabat Ahmad Sadzily (2007 – 2008)
  9. Sahabat Barokat Anas Al-Hadi (2008 – 2009)
  10. Sahabat Arief Nurhandika (2009 – 20010)
  11. Sahabat M. Yasin Arif (2010 – 2011)
  12. Sahabat Erwanto (2011 – 2012)
  13. Sahabat Muh. Huda Miftahul Firdaus (2012 – 2013)
  14. Sahabat Muis (2013 – 2014)
  15. Sahabat Tri Angga Deni Istianto (2014 – 2015)
  16. Sahabat Muhammad Izuddin (2015 – 2016)
  17. Sahabat Mahbub Junaidi (2016 – 2017)
  18. Sahabat Ahmad Qomaruddin (2017 – 2018)
  19. Sahabat Badrus Sholeh (2018 – 2019)
  20. Sahabat M. Yusril Ihza Mastury (2019 – 2020)

Rayon pencerahan Galileo beranggotakan mahasiswa eksakta. Sebagian orang berpendapat bahwa mahasiswa saintis condong individualis dan praktis, demikianlah Rayon Pencerahan Galileo Berupaya untuk membuka pola pikir warga eksakta menjadi warga eksak yang berpikiran luas, kritis, transformatif, profesionalis, positif, dinamis, dan mengaktualisasikan diri dengan citra ulul albab.