Galileo Reunian

Tahun baru, tahun yang sangat dinanti nanti oleh kebanyakan orang terutama sahabat / sahabati yang sedang berproses dalam bidangnya, sangat mengharap ditahun ini akan lebih baik lagi dan lebih baik dari tahun sebelumnya terutama oleh organisasi PMII Pencerahan Galileo. Sudah kebanyakan orang mengenal PMII ialah singkatan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang notabennya organisasi dengan cakupan secara nasional yang jelas sesuai dengan namanya. Organisasi yang mempunyai motto Dzikir, Fikir, dan Amal Shaleh ini akan melaksanakan program kerja reuni disetiap tahunnya. Galileo reunian merupakan pertemuan sahabat/ sahabati dari angkatan bawah sampai angkatan atas, yang akan diadakan di Ndayung Adventure. Acara ini juga adalah program kerja dari biro gerakan PMII Pencerahan Galieo. Tema dari reunian kali ini ialah kita satu dan pernah ada karena sahabat, kata satu dalam tema tersebut dikatakan bahwa kita mempunyai pemikiran yang berbeda beda namun tujuan kita sama dan kita pernah ada karena sebuah keluarga yang familiar disebut sahabat PMII. Tujuan dari acara itu tidak lain media silaturahmi yang diharapkan dari tujuan tersebut agar silaturahmi antar sahabat / sahabati tidak pernah terputus dan tetap terjaga sampai akhir, bukan hanya dari satu angkatan saja melainkan dari semua angkatan.

Read more “Galileo Reunian”

Lebih dahulu mana Ayam atau Telur Ayam

Seperti yang kita rasakan ini adalah tanggapan yang sering diperdebatkan setiap orang dalam memahami suatu hal. Diskusi pada Malam Rabu, 18 Desember 2019 ini membahas tentang apa yang menjadi argumem masyarakat eksakta meluap dan menerka banyak pemikiran dalam menyeruakkan pendapatnya. Pemantik diskusi kali ini adalah Ahmad Qomaruddin dari Jurusan Biologi yang mana pernah menjabat sebagai Ketua Rayon Pencerahn Galileo periode 2017-2018.

Kisah dari Abu Nawas yang ditulis oleh Nurul Huda sebagai penulis tetap di islami.co

Read more “Lebih dahulu mana Ayam atau Telur Ayam”

Tujuh Langit, Tujuh Lapisan Atmosfer

Beberapa minggu lalu saya melaksanakan kewajiban ibadah Jum’at di masjid sekitar kampus tempat saya berkuliah. Masjid dengan arsitektur semi modern, berdinding putih dan langit-langit bertuliskan asma’ul husna saya duduk di barisan nomor dua dari depan. Lebih dari cukup untuk mendengarkan dan sekaligus melihat khotib berkhutbah.

Di atas karpet yang cukup tebal dan empuk, juga suasana sejuk masjid. Masjid ini cukup nyaman untuk beribada di siang hari. Mendengarkan khotib yang sedang membicarakan lapisan langit yang termaktub di Al Qur’an, beliau menegaskan kisah-kisah menarik di tiap lapisannya. Sejak lapisan pertama yang dihuni oleh Nabi Adam hingga lapisan ke tujuh yang dihuni oleh Nabi Ibrahim.

Kisah lapisan-lapisan langit tersebut tidak lepas dari kisah Isra’ Mi’raj Rasululloh sehingga beliau bertemu dengan para nabi-nabi sebelum mencapai Sidratul Muntaha. Kisah tersebut menjelaskan bahwa Rasululloh harus melewati tujuh lapisan langit terlebih dahulu sebelum mencapai Sidrotul Muntaha. Selain itu, ketujuh lapisan itu pun juga telah termaktub dalam Al Qur’an surah Al Baqoroh ayat ke-29.

Read more “Tujuh Langit, Tujuh Lapisan Atmosfer”

Kenapa Harus Semut?

Alquran dengan segala rahasianya beberapa kali memberikan fakta-fakta unik yang saya yakin mampu mengagumkan dan menambahkan kadar keimanan kita. Termasuk fakta bahwa makhluk sekecil semut menjadi salah satu nama surah. Seperti kita tahu, semut merupakan makhluk kecil yang keberadaannya hampir di semua tempat, tiap sudut rumah, pohon, hingga tempat sekecil dan segelap apapun. Kenapa harus semut? Kenapa bukan makhluk-makhluk lain yang lebih kuat?; harimau misalnya?

Semut yang tergolong dalam filum Arthropoda memiliki lebih dari 12.000 jenis di seluruh penjuru dunia; dari semut kota yang ukurannya sangat kecil hingga semut kampung yang ukurannya memaksa bulu kudukku merinding. Jumlah semut yang sebanyak itu, tidak menutup kemungkinan ia mampu menguasai dunia dalam sekejap saja – pantaslah dalam suit jawa semut dapat mengalahkan gajah – jadi jangan heran ketika ada berita seseorang atau hewan menjadi tak bernyawa di hadapan sekoloni semut, apalagi semut yang berada di hutan.

Read more “Kenapa Harus Semut?”

Berproseslah Dengan Caramu Sendiri

Kamu tidak dapat mengajari seseorang apa pun, kamu hanya bisa membantunya menemukan apa yang ada dalam dirinya sendiri- Galileo Galilei

Kalimat di atas yang kemudian memantik kita para kader PMII, khususnya PMII Rayon “Pencerahan” Galileo untuk dapat mengaktualisasikan peranan kader dalam mengembangkan berbagai hal yang nantinya dapat berdampak positif baik bagi rayon maupun lingkungan sekitar.

PMII merupakan salah satu dari sekian banyak OMEK yang berkembang di kampus. Setiap OMEK tentu memiliki tujuan mulia untuk mencetak kader-kader yang mampu mengembangkan bakat dan minat yang mereka miliki. Selain itu keberadaan PMII sebagai wadah pergerakan mahasiswa berbasis Islam tentunya memiliki tujuan utama untuk tetap menjaga khazanah dan tradisi Islam yang sesuai dengan Islam Ahlussunnah wal Jamaa’ah. Sehingga, nantinya diharapkan kemanapun kader-kader PMII didistribusikan akan tetap berpegang teguh dengan Tujuan PMII yang tertuang dalam Pasal 4 AD PMII, yang berbunyi

Read more “Berproseslah Dengan Caramu Sendiri”

Mainstream Kaderisasi Kita, Saat Dan Pasca Tahun Politik

PMII Galileo – Opini – Di tengah banyak kritik dan pandangan sinis terhadap fenomena baru-baru ini terkait kaderisasi PMII Jawa Timur, yang kebetulan bersamaan dengan tahun-tahun yang paling subur untuk masa depan para aktifis yang beruntung, menjadi catatan penting untuk kita renungkan bersama. Siapapun kita, baik alumni terlebih yang masih aktif di berbagai jenjang struktural yang ada.

Tidak perlu saya sebutkan fenomena itu apa, setidaknya secara pribadi baru kali ini saya tidak bisa beralibi baik ilmiah empiris maupun diplomatis politis, jika ada pertanyaan tentang PMII. Ada seorang teman yang tiba-tiba mengirimi saya foto dua biduan idola saya, Vallen Kharisma dengan membubuhkan caption “Bat, mohon di-mapaba-kan, mereka potensial, untuk meng-kuningbiru-kan Vianisty dan Nella Lovers”. Kira-kira jika itu pertanyaan untuk anda, apa jawaban anda?

Read more “Mainstream Kaderisasi Kita, Saat Dan Pasca Tahun Politik”

Teruntuk ibu kartini

Duhai ibu bangsa, bagaimana kabar Engkau hari ini?

Semoga Engkau selalu dalam keadaan baik selamanya.
Ibu ku, Panutan ku. Aku ingin bernostalgia dengan mu.
Ku ingin merefresh kembali segala seluk beluk tentang engkau
Dulu engkau lah penyelamat kami hingga kami mampu berdiri diatas negara ini.
Dulu engkau adalah obor kami yang selalu menyala, membara tak kunjung padam.
Dulu engkau adalah teladan kami, guru kami.
Tanpa kehadiran engkau, mungkin kami hanyalah sebuah cangkang belaka.
Engkau bagaikan pelita untuk kami kaum wanita.
Andai aku bisa berada dalam satu ruang dengan engkau
Read more “Teruntuk ibu kartini”

Kau Anggap Aku Ahlul Bid’ah. Kamu?

PMII Galileo – Berbicara masalah Bid’ah pasti sudah tidak asing lagi dibenak sahabat Galileo. Utamanya golongan ahlussunnah wal jama’ah, rasanya tuduhan bid’ah sangat akrab. Suatu prilaku yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W. Merupakan devinisi singkat dari kata yang sangat viral tersebut.

Saya kira, ketika kita membahas istilah Bid’ah, sudah bukan hal yang menarik lagi untuk sahabat diskusikan. Karena hal tersebut merupakan perdebatan lama antar kelompok dalam Islam. Namun, tulisan ini tidak terfokuskan kepada perdebadan-perdebatan tersebut. Pada dasarnya tulisan ini hanyalah sekedar dagelan waktu saya bersilaturrahim ke senior sahabat PMII yang sangat menarik menurut saya. Read more “Kau Anggap Aku Ahlul Bid’ah. Kamu?”