Biografi Septi Rahmawati, Ketua PB KOPRI 2017-2019

PMII Galileo – Septi Rahmawati akrab disapa Septi merupakan Putri ke empat  dari Lima bersaudara. Ayahanda Helmi (alm) dan Ibunda Tri Atmini.  Lahir di Karangtani, 01 September 1990 berasal dari Kampung Tanjung Jaya, Kecamatan Bangun Rejo Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Sejak lahir hingga menyelesaikan studi  Sekolah Menengah Pertama di Lampung Tengah. SD Negeri 1 Tanjung Jaya, SMP Negeri 2 Bangun Rejo dan melanjutkan  Madrasah Aliyah Negeri 1 Metro hingga perguruan tinggi STAIN Jurai Siwo di Metro. Saat ini sedang menyelesaikan studi pasca sarjana di Universitas Negeri Jakarta.

Ketua OSIS SMP Negeri 2 Bangun Rejo Lampung Tengah, tahun 2003-2004.Sejak mengenal bangku sekolah dasar septi telah aktif mengikuti berbagai kegiatan. Organisasi pertama yang ia kenal adalah Pramuka yang dimulai sejak Sekolah Dasar. Setelah itu berorganisasi menjadi kebutuhannya, yang mengantarkannya dengan berbagai pengalaman bergorganisasi yaitu :

  • Juru Adat Putri Pramukan MA Negeri 1 Meto, Lampung, tahun 2006-2007.
  • Ketua Paskibra Sekolah MA Negeri 1 Metro, Lampung, tahun 2006-2007.
  • Pendiri Teater Batu MAN 1 Metro
  • Sekretaris Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Pecinta Seni STAIN Jurai Siwo Metro tahun 2010-2011.
  • Ketua bidang pengkaderan Unit Kegiatan Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Pecinta Seni STAIN Jurai Siwo Metro tahun 2011-2012
  • Komite Sastra Dewan Kesenian Metro tahun 2013-2016.
  • Ketua Rayon PBI PMII Jurai Siwo Metro 2009-2010.
  • Ketua IV bidang gender Komisariat PMII Jurai Siwo Metro 2011-2012.
  • Ketua Korps PMII Puteri (KOPRI) Pengurus Cabang (PC) PMII Metro 2012-2013.
  • Ketua Umum PC PMII Metro 2013-2014.
  • Wakil Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) PMII 2014-2016.
  • Ketua Umum PB Kopri 2017-Sekarang

Selain aktif di PergerakanMahasiswa Islam Indonesia (PMII), ia juga aktif dalam dunia seni pertunjukan. Berbagai karya teater sudah ia pentaskan sejak di sekolah hingga masuk di dunia kampus.

Prestasi yang pernah ia raih

  • Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia dalam Olympiade Al-Qur’an tingkat SLTA sederajat se Lampung
  • Juara 1 Puitisasi se Kwartir Daerah Lampung.
  • Juara 3 Tari Kreasi Bedana se Kabupaten Lamung Tengah.
  • Juara 1 Baca Puisi STAIN Jurai Siwo Metro.
  • Juara 3 Baca Puisi se Kota Metro.
  • Juara 3 Karya Tulis ilmiah se Kabupaten Lampung Tengah.

Pernah Menggeluti Seni Pertunjukan
Selain itu, Septi juga aktif dalam dunia seni, khusus nya seni pertunjukan. Karya yang pernah ia tampilkan diantaranya:

  • Aktor Teater “ Barabah”, naskah Barabah karya Motinggo Busye, dalam kontes Liga Teater Pelajar se Lampung (mewakili SMA se Kota Metro) di Taman Budaya Provinsi Lampung.
  • Aktor Teater Ijah, naskah Rajapatih dalam pementasan Seni STAIN Jurai Siwo Metro.
  • Aktor dalam naskah “Kala” karya Hryo Yudho Negoro.-Aktor Monolog, naskah “Bara Di Hamparan Salju” kaeya Osman Saadi, dalam Parade Monolog Provinsi Lampung (mewakili kota Metro) di Taman Budaya Provinsi Lampung.
  • Sutradara teater naskah “Dokter Asbun” dalam pementasan tunggal teater Batu MAN 1 Metro.
  • Pimipinan Produksi Pementasan Teater “Hujan Pukul Lima” dalam Temu Teater Mahasiswa Nusantara di Purwokerto (mewakili Provinsi Lampung).

 

 “Jadilah Kader KOPRI Pelopor Gerakan Perempuan-perempuan Intelektual Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah” – Septi Rahmawati.

Biografi Ahmad Hifni, Penulis Buku Menjadi Kader PMII

PMII Galileo –  Ahmad Hifni kelahiran di Jember, Jawa Timur pada tanggal 11 Agustus 1993. Ia aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), menekuni dalam bidang tulis menulis dan peneliti pada Moderate Muslim Society (MMS). Ia menyelesaikan studi sarjananya di jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Saat ini ia sedamh menempuh studi megister di Sekolah Pasca-sarjana UIN Jakarta.

Sejak kecil Ahmad Hifni telah akrab dengan dunia Islam, khususnya pesantren. Ia terlahir dari keluarga yang memiliki basis ke-Islam-an Nahdlatul Ulama (NU) yang kuat. Kehidupannya tidak lepas dari dunia pesantren yang kemudia memengaruhi perkemb1ng1n intelektualitasnya. Kemudian ia melanjutkan masa belajarnya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jember sambil menjadi santri di Ma’had El-Dzikr (2008-2011). Dari dunia pesantren dan jurusan Agama yang ia geluti di Madrasah Aliyah, Ahmad Hifni banyak mengenal dasar-dasar keilmuan Islam seperti Al-Qur’an, tafsir, ilmu tafsir, fiqih, ushul fikih, hadits, ilmu hadits, filsafat, tasawuf, ilmu kalam, bahasa dan sastra.

Sejak di MAN dan Ma’had, ia telah aktif di bidang tulis menulis dan berbagai organisasi kesiswaan dan kesantrian. Ia pernah menjadi wakil ketua umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Komisariat MAN 1 Jember periode (2009-2011). Ia juga pernah menjadi ketua Umum Ma’had El-Dzikr periode (2019-2011).

Selama menjadi mahasiswa, kemampuan analisanya terus diasah tentang dunia Islam, sastra dan linguistik, kemudia ia kembangkan. Ia aktif dalam tulis menulis. Ia aktif menulis di berbagai koran nasional dan majalah lokal. Di samping itu juga, ia pernah menkadi penyunting (editor) buku Sosiolinguistik, Psikolinguistik, Ilmu Kalam dan Stilistika. Ia juga menjadi anggota penyusunan Iran di Mata Indonesia dan buku 70 Tahun Indonesia Merdeka.

Sedangkan di dunia aktivis, Ahmad Hifni aktif di PMII Komisariat Fakultas Adab dan Humaniora, pernah menjadi Kordnator Kaderisasi (2012-2013), Ketua I Bidang Kaderisasi (2013-2014 dan 2014-2015), hingga menulis buku dengan judul; Menjadi Kader PMII. Ia juga aktif dalam Arabic Language and Literature (ALIF), Ittihadu Thulabah al-Lughah al-‘Arobiyah (Ithla’) Persatuan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab se Indonesia dan Madrasah al-Qahwah (Ciputat Cultural Studies). Ia juga menjadi pengurus dalam Keluarga Alumni Bahasa dan Sastra Arab (KASAB) Periode (2014-2018).

Sejak 2014 ia aktif dan menjadi peneliti pada Moderate Muslim Society Jakarta. Lembaga ini merupakan sebuah lembaga riset yang bertujuan untuk menyampaikan pendekatan moderasi dalam pembangunan Indonesia terutama dalam hal toleransi keagamaan dan keadilan sosial di dalam masyarakat yang plural (beragam) dan demokratis. Kemudia pada 2015, ia bersama aktifis PMII adab dan Humaniora mendirikan Madrasah al-Qahwah (Ciputat Cultural Studies) sebuah lembaga kajian dan diskusi yang fokus pada bidang budaya, bahasa, sastra dan filsafat
.

Biografi Sahabat Mahbub Junaidi

PMII Galileo –  Mahbub Djunaidi sosok kelahiran Jakarta 27 juli 1933 ini memang begitu gemar menulis, bahkan ia pernah berstatemen.

“Saya akan menulis dan terus menulis hingga saya tak mampu lagi menulis”.

 

Ia adalah anak pertama dari 13 saudara kandungnya. Ayahandanya Haji Djunaidi adalah tokoh NU (Nahdlatul Ulama) dan pernah menjadi anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) hasil Pemilu 1955.

Meskipun bukan kelahiran Solo, namun di Kota Bengawan tersebut awal bakatnya di dunia literasi mulai tampak. Ia mulai karier menulisnya ketika Ia duduk di bangku sekolah, sebagai redaktur majalah Sekolah Dasar (SD) di Solo.

Keluarganya harus mengungsi ke Solo karena kondisi yang belum aman pada saat awal kemerdekaan. Di Solo, Ia menempuh pendidikan di Madrasah Mambaul Ulum. Di tempat itu Mahbub diperkenalkan tulisan-tulisan Mark Twain, Karl May, Sutan Takdir Alisjahbana, dan lain-lain. “Masa-masa itulah yang sangat mempengaruhi perkembangan hidup saya”, cerita Mahbub Djunaidi. (Download Gratis – Aplikasi Android Sejarah PMII Lengkap)

Saat Belanda menduduki Solo tahun 1948, Mahbub Djunaidi dan keluarganya kembali ke Jakarta.  Ketika di Jakarta Ia kemudian melanjutkan pendidikannya masuk ke SMA Budi Utomo. Di sekolah barunya Ia bakat menulis yang dimilikinya semakin terasah. Ia sering menulis sajak, cerpen, dan esai.

Tulisan-tulisannya banyak dimuat dalam majalah Siasat, Mimbar Indonesia, Kisah, Roman dan Star Weekly. Bakatnya ini terus berlanjut hingga ia menjadi mahasiswa, organisatoris, kolumnis, sastrawan, jurnalis, agamawan, poltisi dan sebagainya. Selain sebagai seorang penulis, sosok yang satu ini juga dikenal sebagai tokoh yang multitalenta.

Hal tulis-menulis Mahbub temasuk sangat piawai pada masanya, misalnya beliau yang menerjemahkan buku 100 tokoh yang berpengaruh di dunia karangan Michael H. Hart. Pun, dalam menulis kolom, Mahbub sangat terkenal dengan bahasa satire dan bahasanya yang humoris.  (Download Gratis – Aplikasi Android PMII Orid (Portal Informasi PB PMII)

Bahkan, Bung Karno samapai terkesan dengan tulisan beliau, karena Mahbub mengatakan Pancasila lebih agung dari Declaration of Independence, sehingga Bung Karno sempat mengundang Mahbub ke Istana Bogor, dari situlah Mahbub Djunaidi menjadi sangat dekat dengan Bung Karno dan Mahbub sangat kagum dengan “sang penyambung lidah rakyat tersebut”.

Bung Karno memang cukup mempengaruhi nasionalisme Mahbub Djunaidi. Pada sebuah pertemuan wartawan di Vietnam, Mahbub Djunaidi menggunakan bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi kendati Ia cukup fasih berbahasa Inggris atau Prancis. Inilah sikap nasionalismenya tampak.

“Bahasa Prancis bukan bahasa elu, dan bahasa Inggris juga bukan bahasa gua”.

Salah satu ciri dari tulisan Mahbub adalah kepandaiannya dalam memasukkan unsur humor adalah cara dari Mahbub untuk mengajak seseorang masuk kedalam suatu masalah, karena salah satu kebiasaan dari orang Indonesia adalah suka tertawa, maka untuk mengkritik dengan cara yang enak adalah lewat humor. Sebagaimana yang pernah dikatakan Gus Dur,

“Dengan humor kita dapat sejenak melupakan kesulitan hidup”.

Sumber: NU Online

Sambutan Ketua Rayon “Pencerahan” Galileo 2017-2018 (Ahmad Qomaruddin) 

 

Assalamualaikum warahmatullahi  wabarakatuh

Salam Pergerakan!!!

Yang terhormat  PB pergerakan mahasiswa islam Indonesia

Yang terhormat  PKC pergerakan mahasiswa islam Indonesia

Yang terhormat  PC pergerakan mahasiswa islam Indonesia

Yang terhormat  Pengurus Komisariat sunan ampel  malang

Yang  terhormat segenap  keluarga besar PMII rayon pencerahan Galileo fakultas sains dan teknologi  UIN maulana malik Ibrahim malang.
Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad saw. Sang revolusioner pergerakan ummat,sang putra penyantun Abdullah yang  memprakarsai  dinamika dan perubahan besar di muka bumi ini, sehingga kita bisa  berhijrah dari zaman kedunguan moral jahiliyah menuju  kesantunan dan kesempurnaan panji agama islam.

Mahasiswa adalah salah satu garda terdepan dalam menentukan arah perubahan  suatu bangsa,oleh karena itu marilah kita menyingsingkan lengan,merapatkan barisan dalam mensukseskan visi dan misi para leluhur kita yang  telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan kita, mustahil perubahan itu kita raih,jika kita hanya diam.maka bergeraklah sahabat, saya malu ketika entah kapan di pertemukan dengan para pejuang kemerdekaan dan melihat kaum muda pada hari ini hanya jadi pendiam.

Pergerakan mahasiswa islam indonesia adalah organisasi yang menjadi  wadah bagi kaum muda ber label  mahasiswa untuk berproses menjadi orang-orang pejuang ,pembela dan pengabdi masyarakat.mulai dari di dirikanya tahun 1960 PMII telah menjadi salah satu organisasi mahasiswa islam ber haluan ahlusunnah wal jamaah  terbesar dan di perhitungkan, akan tetapi  kita jangan hanya terlena sahabat , lebih dari itu kita harus  tetap menjadi pembela banga penegak agama .

Sahabat-sahabati yang kami banggakan, setiap pertemuan pastilah berakhir dengan perpisahan,setiap perpisahan pastilah meninggalkan kenangan, setiap kenangan pastilah memunculkan kerinduan, maka karena kerinduanlah  timbul hasyrat mengulang kisah satu tahun silam,dimana sahabat-sahabati ang katan 2014 memberi kami bimbingan-bimbingan hingga  tibalah  saatnya masa kami memegang tongkat estafet kepemimpinan.

Sahabat sahabati angkatan 2016 juga 2017 yang kami banggakan,jika memang keberhasilan itu bisa di tukar dengan perhiasan,maka akan kami tukar dengan intan dan berlian,akan tetapi semua itu hanya angan-angan,usaha keraslah yang bisa kami berikan,menjadi suri tauladan yang bisa kami contohkan,dedikasi tinggi yang bisa kami beri,dan bermunajat kepada sang kholik agar kalian menjadi baik dan lebih baik.

Tetaplah berdzikir,berfikir  dan beramal sholeh melalui media taqwa intelektual dan professional guna terciptanya kebenaran ,kejujuran dan keadilan.

“Jadilah kamu orang yang  saat dilahirkan semua orang  tersenyum sedangkan kamu sendiri menangis dan di saat ajal menjemput semua orang menangis dan kamu sendiri tersenyum

Salam pergerakan,,,,,,,!!!

Wallahul muwaffiq ilaa aqwamith thoriq

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Ketua PMII rayon pencerahan Galileo periode 2017-2018
Ahmad Qomaruddin

Wujudkan National Single Identity, Menkominfo Wajibkan Masyarakat Registrasi Ulang…

Sahabat Galileo – Baru-baru ini pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Republik Indonesia mengeluarkan peraturan terbaru dalam siaran persnya No: 187/HM/KOMINFO/10/2017 tertanggal 11 Oktober 2017 tentang Pemberlakuan Peraturan Registrasi Kartu Prabayar dengan Validasi Data Dukcapil. Hal ini juga diperkuat dengan Permen Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Sedianya, masyarakat pengguna dan pelanggan jasa telekomunikasi diwajibkan meregistrasi ulang nomor yang dimiliki dengan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) mulai tanggal 31 Oktober 2017 Menurut laman kominfo.go.id, registrasi ulang tersebut merupakan upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan atas penyalahgunaan nomor pelanggan, utamanya pelanggan prabayar. Selain itu. Pemerintah juga ingin memberikan perlindungan kepada konsumen dan mewujudkan national single identity.

Nah, sekarang bagaimana cara untuk melakukan registrasi ulang tersebut? Tentu sahabat ingin tau caranya. Pada edisi kali ini, tim redaksi berusaha memberikan penjelasan secara singkat serta tampilan grafis yang memudahkan sahabat dalam memahaminya. Sebelum itu, ada hal atau poin penting yang perlu dipahami diantaranya jika tidak melakukan registrasi maka akan dilakukan pemblokiran nomor pelanggan lama secara bertahap.

Untuk cara registrasi kartu perdana dapar dilakukan dengan mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format NIK#Nomor KK#. Sedangkan untuk pelanggan dengan nomor lama dapat registrasi ulang dengan format ULANG#NIK#Nomor KK#. Sebagai informasi, data yang diregistrasi selayaknya sesuai dengan data KK dan NIK yang tertera di KTP Elektronik agar validasi oleh Ditjen Dukcapil dapat berhasil.

Proses Validasi Registrasi

Dalam siaran yang dibuat, Kementerian Kominfo menyatakan, registrasi dinyatakan berhasil jika data yang dientrikan oleh pelanggan baru dan lama prabayar tervalidasi. Lantas bagaimana jika tidak tervalidasi? Jika sahabat nantinya tidak berhasil dalam proses validasi maka diwajibkan mengisi surat pernyataan yang terlampir di peraturan menteri yang dapat diakses secara luas. Hal ini guna nomor pelanggan yang saat ini masih aktif tetap bisa digunakan

Batas Akhir Registrasi

Penting untuk diketahui oleh para masyarakat dan pembaca sekalian, proses registrasi dan validasi ini diberikan waktu selama empat bulan sejak tanggal 31 Oktober 2017 dan paling terakhir tanggal 28 Februari 2018 mendatang. Setelah mengetahui beberapa informasi di atas, tentu menjadi wajib bagi para pengguna jasa telekomunikasi untuk melakukan registrasi ulang. Jika nomor yang saat ini tidak ingin diblokir dan tidak bisa digunakan, maka segera lakukan registrasi sekarang sebelum waktunya habis

Undangan Menulis dalam Buku Antologi Esai “PMII DALAM BINGKAI…

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh…

Bismillahirrahmanirrahim…

PMII Pencerahan Galileo bermaksud akan menerbitkan sebuah buku antologi esai perdana karya dari seluruh kader PMII Pencerahan Galileo di seluruh Indonesia. Adapun tema yang diangkat dalam proyek antologi esai ini adalah “PMII dalam Bingkai Eksakta”. Kenapa antologi esai ini bertema “PMII dalam Bingkai Eksakta”? PMII Rayon Pencerahan Galileo yang merupakan salah satu rayon eksakta (baca: MIPA, teknik, kedokteran, kesehatan) di lingkungan keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sangat menyadari akan kebutuhan gagasan-gagasan dalam konteks PMII dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), serta formulasi-formulasi tata organisasi khas eksakta, baik secara konsep kaderisasi maupun arah gerakannya, yang nantinya diharapkan akan bermanfaat untuk kader-kader PMII dalam berproses di PMII Pencerahan Galileo, maupun Rayon/Komisariat Eksakta lainnya. Selain itu, kebutuhan akan gagasan-gagasan terkait bagaimana kita sebagai komponen anak bangsa memberikan sumbangsih pemikiran dalam konteks kebangsaan. Bagaimana bangsa Indonesia ini memiliki segudang permasalahan yang terkait dengan pengelolaan Sumber Daya Alam (baca: SDA), pun Sumber Daya Manusia yang mendukung pengelolaan SDA masih tetap terlantar tanpa perhatian pemerintah, sehingga potensi-potensi tersebut masih belum mampu untuk didayagunakan untuk mensejahterakan rakyat. Tak dapat dipungkiri, hingga hari ini problem-problem tersebut belum mampu dijawab secara konkrit oleh pengelola bangsa ini.

Mahasiswa Eksakta sebagai bagian dari anak bangsa yang notabene lebih sering untuk bersinggungan dengan pengelolaan potensi tersebut memiliki tanggungjawab besar di masa depan untuk menyelesaikan berbagai problematika yang ada perihal hablumminal alam ini. Bagaimana kemudian PMII sebagai organisasi kemahasiswaan dengan nilai-nilai luhurnya mampu menjawab persoalan tersebut. Sebagai bagian integral dari bangsa ini, tentu kita ingin bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan sejahtera secara merata. Adapun sub-tema yang dapat diambil sebagai opsi alternatif konteks pembahasan dalam antologi esai ini antara lain :

  • Menyoal sistem kaderisasi eksakta,
  • Gerakan berbasis eksakta : Perspektif arah dan lapangan gerak,
  • Positioning dan leading sector kader PMII eksakta di dunia profesional,
  • Sikap PMII Eksakta dalam menyikapi wacana-wacana yang berkaitan dengan pengembangan IPTEK Nasional,
  • Refleksi PMII Eksakta dalam bingkai dunia akademik, organisasi, dan kemasyarakatan.

Demikianlah penerbitan antologi ini digagas dan di konsep. Harapannya dari gagasan-gagasan yang terurai nantinya mampu memberi pesan-pesan solusi dapat dipetik dan bermanfaat bagi seluruh kader PMII Pencerahan Galileo khususnya, umumnya bagi seluruh rayon eksakta di lingkungan keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di seluruh Indonesia, dan para pembaca.

Adapun ketentuan/kriteria naskah yang diterima adalah sebagai berikut:

  1. Penulis adalah kader PMII Pencerahan
  2. Bentuk karya berupa esai (bukan puisi dan cerpen), untuk mengenal lebih lanjut tentang esai, silahkan klik DISINI.
  3. Naskah esai sesuai dengan tema yang ditentukan seperti yang telah dijelaskan di atas.
  4. Naskah esai harus karya orisinil penulis, bukan hasil jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutsertakan pada event lomba menulis dimanapun.
  5. 1 (satu) penulis hanya diperbolehkan mengirim 1 (satu) naskah esai
  6. Esai diketik dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
  7. Naskah esai diketik rapi di kertas A4 (font Times New Roman, 12 pt, spasi 1,5, margin 3 cm) dan sekurang-kurangnya berisi (minimal) 800 kata.
  8. Menulis Biodata (dalam bentuk narasi) disertai foto pribadi dilembar terakhir artikel. Contoh biodata dapat di download DISINI.
  9. Naskah dikirim ke email galileomenulis@gmail.com (DEADLINE pengumpulan naskah tanggal 27 April 2016 pukul 23.59 WIB).
  10. Jumlah penulis tidak dibatasi (setiap naskah akan diterima dan akan melalui proses editing, baik secara konten maupun layout)
  11. Buku akan terbit pada bulan Mei 2016

 

Keterangan Tambahan :

Masing-masing penulis akan mendapatkan 1 (satu) buku antologi sebagai tanda bukti penerbitan. Bila menginginkan jumlah lebih, dapat menghubungi kami.

 

Demikian informasi ini kami sampaikan, hal-hal yang kurang jelas dapat ditanyakan kepada panitia penerbitan melalui SMS/WA ke 085 724 230 345 (Sahabat Fawwaz).

 

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

~ Pramoedya Ananta Toer ~

 

Salam Karya, Salam Pergerakan!

Tim Redaksi Buku Antologi

“PMII dalam Bingkai Eksakta”

PMII Rayon Pencerahan Galileo