Teruntuk ibu kartini

Duhai ibu bangsa, bagaimana kabar Engkau hari ini?

Semoga Engkau selalu dalam keadaan baik selamanya.
Ibu ku, Panutan ku. Aku ingin bernostalgia dengan mu.
Ku ingin merefresh kembali segala seluk beluk tentang engkau
Dulu engkau lah penyelamat kami hingga kami mampu berdiri diatas negara ini.
Dulu engkau adalah obor kami yang selalu menyala, membara tak kunjung padam.
Dulu engkau adalah teladan kami, guru kami.
Tanpa kehadiran engkau, mungkin kami hanyalah sebuah cangkang belaka.
Engkau bagaikan pelita untuk kami kaum wanita.
Andai aku bisa berada dalam satu ruang dengan engkau
Read more “Teruntuk ibu kartini”

KOPRI Rayon Pencerahan Galileo Adakan SIG

PMII Galileo-Sekolah Islam dan Gender yang dikenal dengan SIG merupakan kaderisasi tingkat dasar dalam tubuh KOPRI yang setara dengan MAPABA. Meskipun SIG ini diadakan oleh KOPRI tidak menutup kemungkinan kader putra juga dapat mengikuti sekolah ini. Sebagai, salah satu proker wajib KOPRI Rayon Pencerahan Galileo, maka diadakan SIG 2018 dengan tema “Eksistensi Gender dalam Konsep Islami” (3-4/03/2018).

Kegiatan SIG ini dilaksanakan diluar area Kampus Ulul Albab, tepatnya di Vihara Dharma Mitra. Pemilihan tempat ini selain karena tempatnya strategis, nyaman bagi peserta, juga dengan tujuan memberikan pesan bagi setiap peserta SIG betapa pentingnya toleransi antar umat beragama. Pelaksanaan SIG selama dua hari sejak Sabtu pagi (03/03/2018) hingga Minggu sore (04/03/2018) merupakan pilihan waktu yang tepat, dengan tujuan agar waktu liburan kader-kader galileo dapat diisi dengan kegiatan positif.

SIG kali ini, tidak hanya diikuti oleh kader puteri saja, akan tetapi juga terdapat kader putera yang berpartiipasi. “Tujuan SIG kali ini ingin mengubah konsep bahwa SIG hanya dikhususkan untuk kader puteri saja akan tetapi juga terbuka bagi kader putera. Dan terbukti dengan mulai berubahnya cara pandang peserta putera tentang memposisikan perempuan setelah menerima materi selama dua hari.” Sahabati Hani, selaku ketua pelaksana SIG kali ini merasa sangat senang dengan antusiasme dan keaktifan peerta SIG.

Selain tidak adanya batas peserta putera atau puteri, peserta SIG Rayon Pencerahan Galileo juga berasal dari rayon sebelah yakni dua kader dari Rayon Penyelamat Dja’far Syaifuddin serta 4 kader delegasi Rayon Penakluk Adawiyah. Kedatangan delegasi ini menjadi salah satu tanda bahwa dalam menuntut ilmu tidak ada sekat antar rayon. Sehingga, dengan ini semakin memperkuat rasa persahabatan (hablum minan nass) antar rayon.

Pemilihan tema SIG yakni, Eksistensi Gender dalam Konsep Islami memiliki tujuan untuk menguatkan kembali pemahaman peserta mengenai gender yang pada hakikatnya telah dari awal di jelaskan dalam Al Quran. Peserta SIG yang berjumlah sekitar 20 orang, dengan antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri-pemateri yang ahli dalam bidangnya. Pada tanggal 03 Maret terdapat empat materi wajib yaitu, Fiqih Peremuan, Hukum Islam di Indonesia, Gender dalam Perspektif Al quran dan Hadist, dan Konsep Dasar Islam. Sedangkan, di hari kedua terdapat dua materi tambahan yakni Pulic Speaking dan Kepemimpinan Perempuan.

“Dengan mengikuti SIG ini mampu merubah pola pikir aya yang mulanya merasa bahwa laki-laki lebih dan di atas perempuan kemampuannya. Namun, setelah menerima materi saya mengerti bahwa kesetaraan antara laki-laki dan perempuan telah ditegaskan dalam agama.” Di sampaikan oleh satu-satunya delegasi kader putera Rayon Pencerahan Galileo, Sahabat Nasruddin.

Sahabati Wida, selaku ketua KOPRI Rayon Pencerahan Galileo, menyampaikan, “Besar harapan saya di SIG selanjutnya jumlah peserta putera dan puterinya seimbang sehingga menghilangkan pandangan bahwa SIG hanya dikhususkan bagi kader puteri saja. Dengan SIG ini juga saya berharap para kader puteri dapat menjadi lebih tangguh dan percaya diri dan mau memimpin baik di organisasi ataupun lainnya.”

Diakhir acara, diadakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) bagi peserta SIG. Setelah dilakukan voting ditetapkan adanya Follow Up pada Hari Minggu Ba’da Maghrib dengan dua materi utama, yaitu: Gender Perspektif Al Quran dan Hadist, serta materi kedua Perempuan dalam Ranah Politik. Tujuan Follow Up ini adalah untuk memantapkan kembali pemahaman peserta serta menambah khazanah pengetahuan yang mungkin belum tersampaikan dalam SIG.

“Bergeraklah, atau kau akan terlupakan.”

 

Oleh: N.

PMII RPG Adakan Diskusi Bertemakan “Filsafat Sebagai Ilmu Kritis”

PMII Galileo – Diskusi merupakan satu hal yang tak bisa terlepas dari kehidupan mahasiswa, terlebih bagi kaum pergerakan. Untuk terus mengupgrade dan membentuk kader pergerakan yang kritis, kegiatan diskusi rutinan dengan tema yang relevan dengan ranah pemikiran mahasiswa tentu merupakan kegiatan yang sangat tepat untuk kemudian dijadikan sebagai agenda rutinan PMII RPG. Diskusi kali ini mengupas tentang “Filsafat Sebagai Ilmu Kritis” dengan pemateri, Bapak Dr. Moh. Anas, M. Phil. (21/11/2017)

Sahabat Engki selaku Direktur dari Biro Pengembangan Wawasan menegaskan bahwa “topik Filsafat Sebagai Ilmu Kritis sangat penting dikaji bagi mahasiswa sains, mengingat dalam istilah Yunani disebutkan bahwa Philoshophy is Mother of Science, yang mana kemudian output dari wawasan kajian filsafat ini dapat diaplikasikan oleh seluruh Sahabat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon “Pencerahan” Galileo”.

Read more “PMII RPG Adakan Diskusi Bertemakan “Filsafat Sebagai Ilmu Kritis””

PMII RPG Adakan Mapaba Sesion II

Tahun akademik baru menjadi ajang perlombaan mahasiswa baru disemua Universitas dan sekolah tinggi di Indonesia. Masa dimana seorang Siswa beralih menjadi siswa yang bergelarkan MAHA. 

“Mahasiswa adalah Parlementer jalanan”, adalah opini yang selama ini tertanam dibenak mahasiswa baru. Opini tersebut menjadikan mereka berlomba-lomba untuk mencari organisasi yang seidiologi dengannya. 

Dalam menampung mahasiswa Islam di Indonesia, yang beridiologikan Ahlussunnah Wal Jamaah, PMII Hadir sebagai wadah para pejuang Islam yang nasionalis dengan membuka perekrutan melalui MAPABA (11-11-2017)

“MAPABA sesion 1 yang diadakan pada tanggal 27-November-2017 telah malakukan satu kali follow up, tidak cukup untuk menampung semha mahasiswa yang memiliki tujuan yang sama. Sehingga diadakan MAPABA sesion II” tutur sahabat Java selaku CO bidang Kaderisasi. 

“selain itu MAPABA memang menjadi kegiatan yang menjadi kewajiban bagi kepengurusan PMII, mengingat PMII merupakan organisasi Kaderisasi yang berbasis Islam dan Nasional, sehingga mencetak kader merupakan kewajiban yang haqiqi bagi semua kader PMII” tambahnya. 

“waktu mahasiswa sangatlah terbatas, disamping waktu kuliah yang padat, tugas yang diberikan dosenpun luar biasa banyak, belum lagi anak saintek yang selalu disibukkan dengan laporan dan praktikum, namun hal itu tidak bisa menjadi alasan dari mahasiswa dengan jiwa pergerakan. Karena mereka sadar betul pentingnya berjuang untuk orang lain, bukan hanya untuk diri sendiri” tutur sahabat Qomaruddin selaku ketua rayon. 

Mapaba sesion II yang diadakan pada 11 November 2017 ini merupakan kelanjutan dari mahasiswa yang berkeinginan berjuang di PMII namun belum bisa menyempatkan hadir saat MAPABA yanh pertama. 

MAPABA sesion II ini dilaksanakan dengan kknsepan dan kepanitian yang sama serta tema yang sama, dengan tujuan lulusan MAPABA I dan MAPABA II tetap menjadi satu angkatan yang diberi nama Angkatan Dirgantara. 

Yang berbeda dari MAPABA II adalah tempat dan pesertanya. Tempat MAPABA II dilakukan di Aula kantor PC PMII Kota Malang. 
Oleh : Tim Redaksi Teropong PMII RPG

PMII RPG adakan Follow Up MAPABA 2017

PMII Galileo –  Mencetak Kader penerus merupakan kewajiban bagi organisasi kaderisasi seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia,  yang kemudan di singkat PMII. Organisasi yang dikenal dengan triloginya “dzikir, fikir, amal sholeh” tersebut mengawali tingkat kaderisasi dengan masa perekrutan anggota baru (MAPABA) terlebih dahulu sebelum menginjak ke tingkat kader dasar. 

(8 November 2017), Dalam rangka menjalankan amanat organisasi tersebut, PMII Rayon “Pencerahan” Galileo (PMII RPG), mengadakan Follow Up materi Keislaman yang di isi oleh sahabat Ahmad Zaki sebagai tindak lanjut dari mapaba yang telah di lakukan dua pekan yang lalu.

Materi keislaman merupakan follow up MAPABA yang nantinya akan diadakan follow up selanjutnya dengan materi-materi yang berbeda. 

Follow up yang di adakan di gedung B lantai 1 sebelah utara UIN Maliki Malang dihadiri sekita 35 peserta mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari warga rayon dan peserta sendiri. 

Menurut sahabat Java sebagai CO Kaderisasi “Follow Up MAPABA sangat penting dilakukan sebagai pengikat anggota-anggota baru PMII agar tidak hanya selesai pada saat mapaba selesai, sehingga ada kelanjutan dari MAPABA yang telah dilakukan dan mendapatkan Output-an yang di harapkan” 

“kaderisasi tidak hanya selesai lewat open recruitment saja, tapi harus ada penggemblengan lebih lanjut secara intensif agar PMII bukan lagi hanya sekedar nama tanpa roh di mata anggota, tapi PMII adalah darah yang mengalir dalam tubuh anggota” tambahnya. 

Sahabat Qomaruddin selaku ketua Rayon “Pencerahan”  Galileo menambahkan “dalam falsafah bahasa arab kaderisasi tidak hanya cukup di tingkat نصر (menolong) yang dalam hal ini adalah oprek, tapi harus dilanjutkan dengan tahapan selanjutnya ضرب (memukul) yang dapat diartikan penggemblengan agar menjadi siap menjadi kader yang mapan”.

Follow up sangat penting untuk dilakukan sebagai kelanjutan MAPABA yang telah dilakukan, namun menurut pemateri akan lebih efektif ketika dibuat perkelompok sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan saat MAPABA agar emosionalnya lebih didapatkan. 

Nantinya, diharapkan anggota baru tidak hanya mendapatkan materi dari hasil mapaba dan follow up, tetapi anggota baru harus menggali ilmu dari literasi-literasi yang disarankan pemateri. 
Oleh : Sahabat Muhammad Fathoni

GERAKAN AKSI MENULIS

Tanggal 10 November, merupakan hari dimana sejarah tidak bisa di lupakan, hari dimana para pahlawan Indonesia berjuang untuk merebut kembali Indonesia dari tangan Belanda yang kembali membrontak. 10 November merupakan aplikasi nyata dari resolusi jihad NU yang keudian sahabat kenal dengan Hari Santri Nasional. sehingga sejarak heroik tersebut sangat pantas untuk sahabat banggakan.

sebagai seorang kader pemikir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, harusnya menjadikan peristiwa tersebut sebagai refleksi dan mengaplikasikannya di keseharian sahabat.

untuk memperingati sejarah heroik, hari pahlawan 10 November, maka kami pengurus  PMII Rayon Pencerahan Galileo bermaksud untuk mengadakan GERAKAN AKSI MENULIS  dalam rangka memperingati hari pahlawan. dengan tema “Reflaksi Hari Pahlawan bagi Kaum Pergerakan”. Mari, bersama beraksi dan berkontribusi melalui media Literasi. Tunjukkan bahwa semangan 10 November masih melekat di hati sahabat selaku kaum pergerakan.

Karya dapat berupa Esay, artikel, opini, cerpen, dan puisi, dengan dikirimkan ke e-mail kami di : sahabatgalileo@gmail.com dengan naskah berupa file Docx. Gerakan ini bersifat wajib bagi seluruh sahabat pengurus Rayon “Pencerahan” Galileo dan Terbuka untuk anggota, Pasca dan Alumni Rayon.

Gerakan Aksi Menulis ini gratis tanpa dipungut biaya, dan mendapatkan E-sertifikat, dan karya akan diposting di web rayon di : http://pmiigalileo.com

NB : Batas pengumpulan naskah pada Hari Kamis 09 November 2017 jam 23.59 WIB.

 

 

Open House PMII Rayon “Pencerahan” Galileo

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

*Bersemilah bersemilah kader PMII. Tumbuh subur tumbuh subuh kader PMII*

Kepengurusan terus berjalan, langkah demi langkah dijalankan hingga akhirnya saatnya mencari penerus perjuangan masa depan galileo.

Kalimat tanya berpadu tanda seru seakan mewarnai jiwa para maba saintek 2016 tentang pmii galileo yang eksak. Rasa penasaran akan PMII dan karya dari kader Galileo terutama yang masih bimbang gabung pmii.

Dengan adanya rasa bimbang, penasaran serta keingin tahuan mahasiswa baru saintek 2016 terhadap PMII Rayon Pencerahan Galileo melatar belakangi acara *open house PMII Galileo dan launching buku “PMII Dalam Bingkai Eksakta* yang dilaksanakan di tangga besar Uin Malang yang dihadiri para kader dan Mahasiswa Baru, sahabat pasca rayon di malang serta sahabat heksa turut memeriahkan acara perdana rayon tersebut. Acara ini diawali dengan pembacaan Sholawat al-Banjari, kemudian dilanjut dengan sambutan pak ketapel, lalu sambutan Sahabat Junaidi selaku Ketua Rayon masa khidmat 2016-2017, dan ketua komisariat membuka acara open house dan launching buku ini. Setelah itu, di lanjutkan dengan acara open house yaitu calon sahabat/i diperkenalkan dengan ke-PMII-an, pengenalan setiap Biro, Badan Otonom dan LSO serta apa yang ada di dalamnya yang dimana bukan sekedar menawarkan organisasi namun terdapat saintis, agamis, bakat minat, softskill serta apalah yang dibutuhkan calon sahabat/i galileo tersebut.

Setelah masing Biro, Lso, Badan Otonom memperkenalkan, dilanjutkan dengan launching buku pmii dalam bingkai eksakta yang menjadi nilai jual tersendiri bagi kader PMII yang bukan hanya sekedar retorika tak berujung namun hasil karya pasti yang dihasilkan para kader PMII Galileo. Dimulai dari pelepasan balon di lanjut dengan talkshow bersama penulis mengenai isi dari dalam buku tersebut. Sampai tiba akhir acara dengan penutupan dilanjut foto bareng peserta, penulis dan pengurus dengan disertai alunan lagu rindu sahabat menandai berakhirnya acara perjumpaan kita kali ini.

Jangan pernah ragu gabung PMII. See you in Mapaba !!! Kusambut kalian sebagai sahabat

Sekian dan terimakasih

Wallahu muafiq ila aqwamith thoriq

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhh

 

 


Kontributor: Sahabat Hubaib (Teropong 2016)

Tahlil Rutin PMII Rayon Pencerahan Galileo – 08 September…

Tahlil merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Organisasi PMII Rayon Pencerahan Galileo. Selain sebagai bentuk Hablum Minallah dalam bentuk bermunajat dan membaca doa bersama, juga sebagai bentuk Hablum Minannas dalam bentuk berkumpul bersama dan saling menjaga guyub rukun sesama warga rayon.

tahlil-4

Kegiatan kali ini dilakukan pada tgl 8 september 2016 tepatnya pada jam 20.00 WIB yang bertempat di gedung b lantai 2 menghadap gedung A UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan warga rayon. Bukan hanya itu, mahasiswa baru yang merupakan calon anggota juga mengikuti kegiatan dengan antusias.

Kegiatan Tahlilan tersebut dipimpin oleh sahabat Ghofur dari sahabat palapa 2014, setelah itu disambung oleh sambutan dari sahabat Mahbub Junaidi selaku ketua rayon.

tahlil-1

Dalam sambutannya, Sahabat Mahbub Junaidi menyampaikan bahwa dalam rayon ini memiliki berbagai macam biro dan LSO, dan kegiatan Tahlilan ini merupakan sebagian dari kegiatan rutin Rayon, yang mana setiap malam Jum’at selang seling antara Tahlilan dan Sholawatan, yang mana ini merupakan bagian dari biro keislaman.

 

==>

Reporter : Sahabat Insya’ (Simpati 2015)

 

RTAR PMII Rayon Pencerahan Galileo XVI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tangan terkepal,,maju ke muka

Tak terasa setahun sudah berlalu, semuanya seakan terasa cepat. Jika direnungkan, kepengurusan PMII Rayon Pencerahan Galileo Periode 2015/2016 sudah di ujung tandukl. Akhir masa jabatan sahabat Izzudin sebagai ketua rayon dan perjuangan serta pengabdian para pengurus angkatan cangkarong dan palapa sudah tiba. Dan tentu ini semua merupakan hal yang akan saya rindukan. Cerita, suka, duka, dedikasi dan kebersamaan yang terjalin akan menjadi pengalamanku dalam berproses. Walau memang, akhir kepengurusan bukan berarti akhir persahabatan yang berarti tali silaturahim masih akan selalu di pertahankan.

RTAR PMII Rayon Pencerahan Galileo XVI

Agenda akhir kepengurusan 15/16, Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) dilaksanakan mulai tanggal 11 Juni 2016 yang bertepatan dengan bulan ramadhan. Puasa pun tak menjadi alasan untuk bermalasan mengikuti jalannya RTAR selama sekitar 5 hari.

Desa tlekung seakan menjadi saksi atas pembahasan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban), LPO (Lokakarya Pengembangan Organisasi) dan hingga akhir pembahasan, yaitu pemilihan pemegang mandat tertinggi di Rayon yang akan memegang kendali nahkoda kepengurusan selama satu periode kedepan.

RTAR PMII Rayon Pencerahan Galileo XVI

Akhirnya, dengan penuh rasa haru dan disertai dengan segala harapan yang baru, terpilihlah nama yang serupa dengan pendiri pertama PMII,  sahabat “Mahbub Junaidi” dari angkatan Pallapa 2014 sebagai ketua Rayon Pencerahan Galileo periode 2016/2017 yang semoga bisa mengemban amanah dan mengharumkan nama PMII.

Terimakasih untuk Seluruh kepengurusan PMII Rayon Galileo periode 2015/2016 yang telah mengabdikan dirinya untuk berproses dan bergerak bersama Rayon Pencerahan Galileo dan menyumbangkan tenaga, fikiran, financial, dll untuk Rayon tercinta.

RTAR PMII Rayon Pencerahan Galileo XVI

Dalam dalam kepengurusan yang baru, semoga bisa lebih baik lagi dan lebih memberikan makna untuk PMII, Agama, dan Negara.

Untuk sebagian dokumentasi yang lain, silahkan KLIK DISINI.

 

“kun ibna zamaanika”

–jadilah generasi emas di jamanmu.

 

Wallahu muafiq ilaa aqwamith thoriq

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabakaatuh

 

Kontributor : Sagabat Rifki Hubaibi (Simpati 2015)