Selasa , Oktober 16 2018
Breaking News
Home / Artikel / Aku “NU”, Jangan Kau Ambil Namaku

Aku “NU”, Jangan Kau Ambil Namaku

PMII Galileo – “Miris, sampai hati ini ikut menangis.Ideologi yang susah payah dibangun ulama’ku justru dibantai habis. Ahlussunnah wal Jamaah, Islam Nusantara, menjadi bulan-bulanan warganya sendiri. Yang membela NKRI justru di anggap teroris.”

Saya merasa bingung dengan negeri ini, antara harus tertawa atau malah menangis. Mengingat keadaan negeri yang luar biasa lucu namun miris. Bagaimana tidak, masyarakat negeri ini mengatak putih padahal yang berisi adalah hitam.

Selama satu tahun lebih, siapa diantara kita semua yang tidak tahu bahwa NKRI ini berada dalam ambang kehancuran. Tapi justru kita dibutakan oleh siasah bejat ulama yang tak hatam kitab salafus sholeh, tak paham hadist, namun sudah berani berfatwa.

Yap, masyarakat banyak yang mengira siasah itu yang paling benar, dengan dalih Islam harus menguasai Indonesia, gelora takbir mereka kumandangkan, melantangkan asma Tuhan sebagai upaya penarikan masa demi kepentingan politik satu arah. Katanya sih untuk Islam, tapi mereka tak paham apa itu Islam. Katanya untuk Ulama, tapi mereka tak paham sejarah perjuangan Ulama pendahulu di Indonesia.

Teruntuk warga NU, haruskah saya marah terhadap kalian semua?. Haruskah saya memohon kepada kalian semua? Haruska saya menangis hingga meneteskan darah didepan mata kalian semua?. Kapan kalian semua akan sadar, kalian sedang dijadikan boneka ulama jadi-jadian. Mereka yang kau anggap pahlawan Islam, mereka yang mencaci maki ulama’mu, mereka yang merusak ideologi yabg ada di hatimu.

Tak bisakah kau lihat, mereka dengan bangganya mengatakan diseluruh media, mereka berhasil mengumpulkan ratusan ribu masa, dan kalian dianggap bagian mereka. Sedangkan mereka mengobrak abrik perjuangan ulama’mu. Mereka yang kau anggap paling alim, mengajarimu mengumandangakn takbir yang bukan pada tempatnya. Lucu, kalau boleh saya bilang, itu namnya mendzolimkan kebesar Tuhan.

Teruntuk warga Nahdhiyyin, jangan pernahlah kalian mengaku bagianku, disaat kalian justru menyakitiku. Kalian menyakiti, menghina, mencacimaki dan menghujam ulama’ku. Jangan pernah kau mengaku santriku, jika kalian telah lupa semboyanmu. Jangan kau menggembor-gemborkan semboyan sami’na wa atho’na kalau kalian tak pernah mengikuti Ulama-ulamaku.

Ingatlah, perjuangan Sang Kiyak, yang dengan susah payah membangun negeri ini, menjaga negeri ini. Seberapa jauh keintelektualitasan pemikiranmu sampai kau berani berijtihad sendiri. Sejauh mana tirakatmu sampai kau mengaku kamu yang paling khus. Sadarlah saudaraku, sahabatku, rekanku, janganlah mau diperbudak oleh orang yang tidak kau kenal, idiologimu ahlussunnah wal jamaah, Golonganmu Islam Nusantara, sifatmu tawazzun, tasammuh, tawassuth, bukan golongan khilafah, bukan golongan pendzolim Takbir.

Allohumma Sholli Ala Muhammad

Tentang sahabatgalileo

Lihat Juga

KEHIDUPAN DI PENGHUJUNG KEMATIAN

PMII Galileo – Angin fajar mendesir lembut di antara tiang penyangga satu saung di pertengahan …

Sebatas Hari Kasih Sayang

PMII Galileo – Ironi yang sangat disayangkan, khususnya pada remaja saat ini. Menghadapi tanggal 14 …

Asmatku Belum Teruji

PMII Galileo – Hari-hari ini hampir di semua media social tengah membincangkan persoalan #KartuKuningJokowi. Berjibun komen …

VALENTIN’S DAY: Dialektika Hukum dalam Perspektif Remaja Era Futuristik

PMII Galileo – Gejolak perbedaan pendapat dalam menanggapi suatu hukum permasalah dalam ranah pemuda di …

Kau Anggap Aku Ahlul Bid’ah. Kamu?

PMII Galileo – Berbicara masalah Bid’ah pasti sudah tidak asing lagi dibenak sahabat Galileo. Utamanya …

Peran Mahasiswa Masa Kini

PMII Galileo– Sebagai mahasiswa kita perlu mengetahui apakah esensi sebenarnya yang terkandung dalam satu kata …

PMII RPG Adakan Diskusi Bertemakan “Filsafat Sebagai Ilmu Kritis”

PMII Galileo – Diskusi merupakan satu hal yang tak bisa terlepas dari kehidupan mahasiswa, terlebih …

Filsafat Sebagai Ilmu Kritis

PMII Galileo – Sejak awal Negara Barat terjadi dikotomi antara agama dan filsafat. Sebelum berkembangnya …

Revolusi Digital, NU Luncurkan Aplikasi Mobile

PMII Galileo – Nahdlatul Ulama (NU) tak mau ketinggalan dengan perkembangan teknologi. Organisasi ini pun meluncurkan …

UIN Maliki Malang Bentuk Lembaga Riset dan Fatwa “Majma’ Al-buhuts wa Al-ifta” 

PMII Galileo – Universitas Islam Negeri Malang, sebagai salah satu Universitas dengan eksistensi yang cukup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *