Sabtu , November 17 2018
Breaking News
Home / Artikel / Peran Mahasiswa Masa Kini

Peran Mahasiswa Masa Kini

PMII Galileo– Sebagai mahasiswa kita perlu mengetahui apakah esensi sebenarnya yang terkandung dalam satu kata sakral tersebut yakni “MAHASISWA”Apakah sebenarnya makna dari mahasiswa serta adakah karakter atau sikap yang menunjukkan identitas mahasiswa yang ideal dan patut untuk dijadikan  teladan dan harapan bangsa di masa yang akan datang.

Mahasiswa merupakan individu yang tengah mengenyam pendidikan di bangku perguruan tinggi. Mahasiswa identik dengan dua sisi, yaitu sebagai manusia muda dan calon intelektual. Sebagai calon intelektual mahasiswa cenderung memiliki pemikiran kritis dalam menghadapi segala hal, sedangkan manusia muda lebih mengarah kepada pribadi yang labil serta sulit mengatur permasalahn dan menanggung resiko. Mahasiswa dituntut untuk menjalankan kuliah dengan kemampuan sendiri, tidak bergantung pada orang lain.

Secara umum terdapat beberapa karakter mahasiswa:

  1. Kritis

Mahasiswa dengan karakter seperti inilah yang dapat dikatakan sebagai mahasiswa ideal. Karena dengan memiliki sika kritis pola pikir mahasiswa akan terus berkembang dan berdampak kepada perkembangan pengetahuan mahasiswa selanjutnya. Karena mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

  1. Hedonis

Mayoritas mahasiswa yang memiliki karakter hedonis merupakan mereka yang tak lagi memikirkan masa depan serta orang tua yang tengah menunggu kesuksesan mereka. Sehingga masa kuliah hanya dipergunakan sebagai wahana bersenang-senang semata.

  1. Normatif

Mahasiswa tipe ini merupakan mahasiswa yang memiliki prinsip mengikuti arus. Dimana mereka tak lagi mempertanyakan akan suatu hal benar atau salah. Dan menurut begitu saja dengan perintah dan pernyataan yang mereka terima tanpa ingin menelusuri kebenaran dan sumbernya.

  1. Apatis

Karakter ini perlu dihindari oleh mahasiswa. Karena jika mayoritas mahasiswa memiliki sikap ini akan berdampak buruk bagi masa depan bangsa, karena yang akan terlahir adalah generasi yang acuh terhadap keadaan lingkungan terlebih kemudian terhadap bangsanya.

Dari sosok mahasiswa yang kritis kemudian diharapkan dapat melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang dapat memimpin bangsa. Terdapat beberapa peranan pokok mahasiswa, yaitu:

  1. Agent of Change ( Generasi Perubahan)
  2. Agent of Social Control (Generasi Pengontrol)
  3. Agent of Iron Stock (Generasi Penerus)
  4. Agent of Moral Force (Generasi Gerakan Moral)

Gerakan mahasiswa dimasa reformasi serba terkekang dan sangat ditekan pergerakannya, namun setelah era reformasi pergerakan mahasiswa kian muncul kepermukaan. Namun, dewasa ini mahasiswa menghadapi beberapa tantangan yang harus mereka temui, diantaranya:

  1. Miskinnya bangsa dari guiding ideas (Krisis gagasan kebangsaan)
  2. Adanya kelunturan nilai dan budaya ketimuran yang terus bertambah sesuai pergulingan zaman (Krisis identitas)
  3. Lemahnya pengertian terhadap tanggung jawab dan kewajiban (Krisis kepercayaan dan tanggungjawab)
  4. Kebutuhan akan pemimpin yang layak dan kompeten tidak pernah tercukupi (Krisis Kepemimpinan)

Untuk itu perlu adanya reposisi gerakan mahasiswa yang dijabarkan sebagai berikut:

  • Orientasi Gerakan
    • Gugatan terhadap struktur kekuasaan
    • Pembentukan opini publik
  • Format Kegiatan
    • Aksi massa
    • Aksi sosial
  • Tipe Gerakan
    • Gerakan politik praktis
    • Gerakan penyadaran dalam bidang sospol

Dapat kita simpulkan bahwa, setiap periode akan lahir para pemimpin pemimpin penerus perjuangan bangsa dan mahasiswa saat ini adalah para pengganti pemimpin serta komponen komponen lainnya baik itu dalam bidang pemerintahan, pendidikan, ekonomi dan lainnya pada 10-20 tahun yang akan datang. Untuk itu yang diharapkan adalah lahirnya generasi mahasiswa yang kritis, bukan  lagi mahasiswa apatis. Mahasiswa yang mampu menjadi agent of change, baik bagi bangsanya maupun bagi dunia. Mahasiswa yang mampu menjadi kontrol di tengah tengah masyarakat. Mahsiswa sebagai generasi penerus yang dapat mempertanggung jawabkan keberadaannya serta sosok mahasiswa yang mampu menyuarakan gerakan moral demi kemaslahatan bangsanya.

 

 

Nb: Materi ini disampaikan oleh Sahabat Mahbub Junaidi, dalam acara Follow Up Mapaba yang ke-2 dengan Materi Kemahasiswaan, pada Selasa, 28 Nopember 2017.

Tentang Nuril

Lihat Juga

Kau Anggap Aku Ahlul Bid’ah. Kamu?

PMII Galileo – Berbicara masalah Bid’ah pasti sudah tidak asing lagi dibenak sahabat Galileo. Utamanya …

Aku “NU”, Jangan Kau Ambil Namaku

PMII Galileo – “Miris, sampai hati ini ikut menangis.Ideologi yang susah payah dibangun ulama’ku justru …

Filsafat Sebagai Ilmu Kritis

PMII Galileo – Sejak awal Negara Barat terjadi dikotomi antara agama dan filsafat. Sebelum berkembangnya …

INTERPRETASI PAHLAWAN DALAM ORIENTASI PMII MASA KINI

PMII Galileo –  Setiap tanggal 10 November, Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, sebagai momen reflektif untuk …

Rangers Galileo

PMII Galileo – Pengamatanku yang sudah berjalan hampir 15 tahun pada Power Rangers, meskipun tidak sistematis …

PAHLAWAN GENERASI MILLENIAL

Kemerdekaan bangsa Indonesia adalah sebuah contoh adanya pahlawan dalam perjalanan bangsa ini, tanpa mereka kita …

HARI PAHLAWAN MENURUT SANTRI ZAMAN NOW

Indonesia sekarang sudah berumur 72 tahun dari sejarah pertempuran mempertahankan kemerdekaan di Surabaya pada tanggal …

Pahlawan Bukan Sekedar Dikenang

PMII Galileo –  “Betapa hatiku takkan pilu telah gugur pahlawanku. Betapa hatiku takkan sedih hamba ditinggal sendiri. Siapakah kini pelipur lara nan setia dan perwira. Siapakah kini pahlawan hati pembela bangsa sejati . . . . (Ismail …

Pahlawan Untuk Pelajaran

PMII Galileo – sejarah adalah pelajaran bagi masa sekarang dan masa sekarang adalah pelajaran bagi masa …

Sholawat Sumpah Pemuda “Zaman Now” Ala Gus Dur

PMII Galileo- Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, hampir seluruh kalangan pemuda merayakannya, tanpa terkecuali yang masih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *