Rabu , Desember 12 2018
Breaking News
Home / Berita / UIN Maliki Malang Bentuk Lembaga Riset dan Fatwa “Majma’ Al-buhuts wa Al-ifta” 

UIN Maliki Malang Bentuk Lembaga Riset dan Fatwa “Majma’ Al-buhuts wa Al-ifta” 

PMII Galileo – Universitas Islam Negeri Malang, sebagai salah satu Universitas dengan eksistensi yang cukup bersaing dengan Universitas besar di Indonesia, sudah sepantasnya untuk menciptakan gebrakan-gebrakan baru ditengah era yang semakin menuju futuristik.

Universitas yang berlebelkan Islam memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kembali peradaban Islam yang sempat hilang dari peradaban dunia. Lebel Islam tidak bisa menjadi alasan untuk tidak ikut andil dalam perkembangan teknologi dunia.

UIN Maliki Malang, sesuai dengan tujuannya untuk membentuk kader Indonesia intelek yang ulama dan ulama yang intelek, semakin memperlihatkan eksistensinya di antara perguan tinggi mentereng di Indonesia dengan membentuk Lembaga Riset dan Fatwa “Majma’ Al-buhuts wa Al-ifta” yang diresmikan oleh Kepala Ditjen Pendis Bapak Prof. Dr. Kamaruddin Amin, M.A. di Aula Rektorat Lt. 5 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, senin, (17-11)

Prof. Abdul Haris selaku Rektor UIN Maliki Malang, menyampaikan “lembaga riset ini merupakan bentuk kerjasama kampus dengan fakultas Sains dan Teknologi yang terus mengembangkan riset dan penemuan-penemuan terbaru. Dalam praktiknya Majma’ al Buhuts wa al Ifta’ (dibaca MBI) diharapkan dapat menjadi salah satu bagian yang menangani isu-isu serta problema pada masyarakat. Dengan menawarkan beberapa jenis inovasi seperti MBI online, Halal Center, Falaq Center dan Konsultasi Fiqih”.

Menurut Kepala Ditjen Pendis, “Pembentukan lembaga ini merupakan inisiasi yang sangat baik di kalangan PTKIN, serta sangat strategis mengingat peran perguruan tinggi yang memiliki fungsi sebagai salah satu lembaga pendidikan yang perlu memiliki lembaga pengabdian masyarakat yang sesuai dengan karakter masyarakat saat ini, lembaga ini selain merupakan inovasi baru juga berkontribusi tinggi pada masyarakat. Mengingat kembali bahwa beberapa negara dengan universitas maju di dalamnya seperti Al-Azhar di Kairo yang memiliki lembaga fatwa bertaraf internasional. Selain itu, negara-negar maju di Eropa dan Amerika juga memiliki universitas besar yang berkontribusi tinggi dan memiliki semangat pengabdian masyarakat”.

“Dengan membentuk MBI, menjadikan Kampus UIN Malang dapat mengawal bangsa untuk meningkatkan daya saing. MBI dapat menjadi refleksi sebagai instrumen untuk merespon problema masyarakat dengan memberikan tawaran yang sangat solutif, mengingat kompleksnya permasalah masyarakat saat ini” tambahnya.

“Mengoptimalakan peran PT, khususnya PTKIN yang memiliki kontribusi secara fundamental untuk mencetak generasi masyarakat indonesia yang demokratis”.

Memang kontribusi ini merupakan jenis kontribusi yang tidak terlihat, yakni mengkonsolidasikan demokrasi di indonesia dan menanamkan pemahaman keagamaan yang moderat. Dimana refleksi keagamaan di sebuah bangsa dipengaruhi tradisi kesarjanaan bangsa tersebut. Sehingga lulusan PT dan PTKIN diharapakan dapat memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu dan juga keagamaan.

Kontribusi yang dimiliki PTKIN dalam menciptakan generasi intelek yang memiliki spiritual dan nasionalisme tinggi tidak terlihat namun dampak yang sangat besar terasa. Sehingga, diharapkan mahasiswa di PTKIN tidak hanya mengadopsi dan mengembangkan penemuan-penemuan yang telah ada namun juga melakukan inovasi-inovasi yang memiliki daya saing dengan bangsa lain dan memiliki kontribusi serta manfaat yang besar bagi bangsa.
Oleh: sahabat Nuril Qomariyah

Tentang sahabatgalileo

Lihat Juga

Asmatku Belum Teruji

PMII Galileo – Hari-hari ini hampir di semua media social tengah membincangkan persoalan #KartuKuningJokowi. Berjibun komen …

VALENTIN’S DAY: Dialektika Hukum dalam Perspektif Remaja Era Futuristik

PMII Galileo – Gejolak perbedaan pendapat dalam menanggapi suatu hukum permasalah dalam ranah pemuda di …

Aku “NU”, Jangan Kau Ambil Namaku

PMII Galileo – “Miris, sampai hati ini ikut menangis.Ideologi yang susah payah dibangun ulama’ku justru …

PMII RPG Adakan Diskusi Bertemakan “Filsafat Sebagai Ilmu Kritis”

PMII Galileo – Diskusi merupakan satu hal yang tak bisa terlepas dari kehidupan mahasiswa, terlebih …

Revolusi Digital, NU Luncurkan Aplikasi Mobile

PMII Galileo – Nahdlatul Ulama (NU) tak mau ketinggalan dengan perkembangan teknologi. Organisasi ini pun meluncurkan …

PMII RPG Adakan Mapaba Sesion II

Tahun akademik baru menjadi ajang perlombaan mahasiswa baru disemua Universitas dan sekolah tinggi di Indonesia. …

PMII RPG adakan Follow Up MAPABA 2017

PMII Galileo –  Mencetak Kader penerus merupakan kewajiban bagi organisasi kaderisasi seperti Pergerakan Mahasiswa Islam …

Sholawat Sumpah Pemuda “Zaman Now” Ala Gus Dur

PMII Galileo- Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, hampir seluruh kalangan pemuda merayakannya, tanpa terkecuali yang masih …

Pemuda Zaman Now Harus Peduli Lingkungan

PMII Galileo – Pemuda merupakan salah satu tonggak menuju kemerdekaan bangsa indonesia. Dan hari ini tepat …

Mengungkap Tabir Saiful Mujani Sang Pengkhianat Intelektual

PMII Galileo – Banyak bahwa yang menyimpulkan pollster di Indonesia berperilaku khianat sudah menjadi pengetahuan publik. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *