Jumat , Februari 23 2018
Breaking News
Home / Agenda / PMII RPG adakan Follow Up MAPABA 2017

PMII RPG adakan Follow Up MAPABA 2017

PMII Galileo –  Mencetak Kader penerus merupakan kewajiban bagi organisasi kaderisasi seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia,  yang kemudan di singkat PMII. Organisasi yang dikenal dengan triloginya “dzikir, fikir, amal sholeh” tersebut mengawali tingkat kaderisasi dengan masa perekrutan anggota baru (MAPABA) terlebih dahulu sebelum menginjak ke tingkat kader dasar. 

(8 November 2017), Dalam rangka menjalankan amanat organisasi tersebut, PMII Rayon “Pencerahan” Galileo (PMII RPG), mengadakan Follow Up materi Keislaman yang di isi oleh sahabat Ahmad Zaki sebagai tindak lanjut dari mapaba yang telah di lakukan dua pekan yang lalu.

Materi keislaman merupakan follow up MAPABA yang nantinya akan diadakan follow up selanjutnya dengan materi-materi yang berbeda. 

Follow up yang di adakan di gedung B lantai 1 sebelah utara UIN Maliki Malang dihadiri sekita 35 peserta mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari warga rayon dan peserta sendiri. 

Menurut sahabat Java sebagai CO Kaderisasi “Follow Up MAPABA sangat penting dilakukan sebagai pengikat anggota-anggota baru PMII agar tidak hanya selesai pada saat mapaba selesai, sehingga ada kelanjutan dari MAPABA yang telah dilakukan dan mendapatkan Output-an yang di harapkan” 

“kaderisasi tidak hanya selesai lewat open recruitment saja, tapi harus ada penggemblengan lebih lanjut secara intensif agar PMII bukan lagi hanya sekedar nama tanpa roh di mata anggota, tapi PMII adalah darah yang mengalir dalam tubuh anggota” tambahnya. 

Sahabat Qomaruddin selaku ketua Rayon “Pencerahan”  Galileo menambahkan “dalam falsafah bahasa arab kaderisasi tidak hanya cukup di tingkat نصر (menolong) yang dalam hal ini adalah oprek, tapi harus dilanjutkan dengan tahapan selanjutnya ضرب (memukul) yang dapat diartikan penggemblengan agar menjadi siap menjadi kader yang mapan”.

Follow up sangat penting untuk dilakukan sebagai kelanjutan MAPABA yang telah dilakukan, namun menurut pemateri akan lebih efektif ketika dibuat perkelompok sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan saat MAPABA agar emosionalnya lebih didapatkan. 

Nantinya, diharapkan anggota baru tidak hanya mendapatkan materi dari hasil mapaba dan follow up, tetapi anggota baru harus menggali ilmu dari literasi-literasi yang disarankan pemateri. 
Oleh : Sahabat Muhammad Fathoni

Tentang sahabatgalileo

Lihat Juga

Biografi Septi Rahmawati, Ketua PB KOPRI 2017-2019

PMII Galileo – Septi Rahmawati akrab disapa Septi merupakan Putri ke empat  dari Lima bersaudara. Ayahanda …

Biografi Ahmad Hifni, Penulis Buku Menjadi Kader PMII

PMII Galileo –  Ahmad Hifni kelahiran di Jember, Jawa Timur pada tanggal 11 Agustus 1993. Ia …

Biografi Ibnu Taimiyyah

PMII Galileo – Syaikhul Islam Al Imam Abul Abbas namanya adalah Ahmad bin Abdul Halim Abdus …

Biografi Sahabat Mahbub Junaidi

PMII Galileo –  Mahbub Djunaidi sosok kelahiran Jakarta 27 juli 1933 ini memang begitu gemar …

Sambutan Ketua Rayon “Pencerahan” Galileo 2017-2018 (Ahmad Qomaruddin) 

  Assalamualaikum warahmatullahi  wabarakatuh Salam Pergerakan!!! Yang terhormat  PB pergerakan mahasiswa islam Indonesia Yang terhormat  …

Wujudkan National Single Identity, Menkominfo Wajibkan Masyarakat Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar dengan KK dan NIK, Bagaimana Caranya?

Sahabat Galileo – Baru-baru ini pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Republik Indonesia mengeluarkan peraturan …

Open House PMII Rayon “Pencerahan” Galileo

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh *Bersemilah bersemilah kader PMII. Tumbuh subur tumbuh subuh kader PMII* Kepengurusan terus …

Buletin Teropong Edisi September 2016

Karena dengan menulis, hidup kita terasa manis. Salam Jurnalistik..!! Puji Syukur, Alhamdulillah.. Buletin Teropong Episode …

Tahlil Rutin PMII Rayon Pencerahan Galileo – 08 September 2016

Tahlil merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Organisasi PMII Rayon Pencerahan Galileo. Selain sebagai bentuk …

(sudahkah) kita merdeka

Hiduplah Indonesia Raya,,, Hampir 71 tahun sudah, bendera Sang Saka berkibar dengan beratasnamakan NKRI disertai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *