Senin , Juni 18 2018
Breaking News
Home / Islam / Polemik Perayaan Hari Valentine

Polemik Perayaan Hari Valentine

Awal bulan februari yang hampir setiap hari didampingi dengan derasnya hujan, membuat sebagian orang merasa kedinginan atau bahkan ada yang sampai mager (Males Gerak) dan memilih untuk hanya sekedar tidur mlungker di atas kasur. Semalas-malasnya sahabat, Saya harap tulisan ini dibaca hingga akhir.

Terlepas dari dinginnya suasana, ada pembahasan hangat mengenai hari di pertengahan februari yang dianggap sakral bagi segelintir orang. Ya, itulah hari Valentine yang jatuh tepat pada tanggal 14 februari setiap tahunnya.

Hari Valentine, yang muncul ketika bangsa romawi merayakan hari besar yang mereka anggap sebagai upacara pensucian yang bernama lupercalia pada tanggal 13-18 Februari. Namun, setelah agama Kristen dan katolik menjadi agama di Negara Roma, penguasa Romawi dan para tokoh agama katolik Roma mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor.

Dari penjelasan diatas, kita dapatkan bahwasanya Hari Valentine tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan agama Islam. Bahkan merupakan ritual yang lahir dari upacara bangsa romawi yang penuh dengan paganisme dan kesyirikan.

Sudah begitu banyak artikel yang memaparkan bahwasanya ummat islam tidak sepantasnya ikut merayakan Valentine. Setidaknya ada beberapa alasan, diantaranya :

Allah SWT Berfirman :
[3:85] Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

Sabda Nabi Muhammad SAW :
Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya :

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031).

Dari Wahyu dan Hadis diatas, jelas bahwasanya ummat islam sangat tidak dianjurkan untuk meniru budaya kaum kafir, apalagi seperti perayaan hari valentine yang notabenya berasal dari kegiatan upacara kekufuran.

Sudah banyak beredar artikel bahkan quotes yang menerangkan haramnya perayaan valentine bagi ummat islam, seperti “Saya Muslim, katakana tidak pada Valentine” atau sering dijupai dalam bahasa inggris “I’m Muslim, No Valentine Day”.

Dalam islam memang sangat menjunjung tinggi nilai toleransi dalam hidup beragama. Namun, perlu ditegaskan bahwa toleransi yang dimaksud adalah dalam hal berinteraksi dan bermuamalah, BUKAN dalam hal ikut merayakan perayaan agama lain, ataupun ikut campur dalam peribadatan mereka.

Oleh karena itu, kita sebagai ummat Islam harus bersikap cerdas dalam menanggapi hari valentine tersebut. Bersikap cedas dengan tidak ikut merayakannya, namun juga bersikap cerdas dengan tidak menebar kebencian dengan quotes kontroversi yang justru merendahkan Ummat Islam itu sendiri dimata agama lain.

Salam hangat, ardan7779.

Tentang sahabatgalileo

Lihat Juga

Mengungkap Tabir Saiful Mujani Sang Pengkhianat Intelektual

PMII Galileo – Banyak bahwa yang menyimpulkan pollster di Indonesia berperilaku khianat sudah menjadi pengetahuan publik. …

Cara Pemecahahan Terhadap Penurunan Elektabilitas Jokowi

PMII Galileo – Cara  untuk  meyakinkan dugaan atau hipotetis tentang tingkat keterpilihan Bakal Calon (Balon)/Calon dalam …

Biografi Agus Herlambang, Ketua Umum PB PMII Masa Khidmat 2017-2019

PMII Galileo – Akrab dipanggil dengan Mr. Agus atau Sahabat Agus, lengkapnya adalah Agus Mulyono Herlambang …

Biografi Ahmad Hifni, Penulis Buku Menjadi Kader PMII

PMII Galileo –  Ahmad Hifni kelahiran di Jember, Jawa Timur pada tanggal 11 Agustus 1993. Ia …

Biografi Ibnu Taimiyyah

PMII Galileo – Syaikhul Islam Al Imam Abul Abbas namanya adalah Ahmad bin Abdul Halim Abdus …

Biografi Sahabat Mahbub Junaidi

PMII Galileo –  Mahbub Djunaidi sosok kelahiran Jakarta 27 juli 1933 ini memang begitu gemar …

Tahlil Rutin PMII Rayon Pencerahan Galileo – 08 September 2016

Tahlil merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Organisasi PMII Rayon Pencerahan Galileo. Selain sebagai bentuk …

Salahkah Aku (berOrganisasi)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh⁠⁠⁠⁠ Selamat malam warga dunia maya! Persaingan zaman globalisasi yg makin kompetitif, yang …

(sudahkah) kita merdeka

Hiduplah Indonesia Raya,,, Hampir 71 tahun sudah, bendera Sang Saka berkibar dengan beratasnamakan NKRI disertai …

Haruskah ‘Gender’ ?

Sebelumnya, mari kita coba merenungi sejenak apa itu hakekat gender sebetulnya? bagaimana kita memaknai antara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *